Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Paud. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Paud. Tampilkan semua postingan
Selasa, 10 Desember 2013
Berinvestasilah, Ketahuilah Kelebihan anda, Melalui Test STIPIn
Berinvestasilah pada potensi anda, karena itu kekuatan anda, biarlah
kelemahan anda terdidik secara alamiah. apa potensi anda secara genetik,
apa yang membuat anda semagat dalam belajar dan berkerja..? apa passion
anda sebenarnya..? kalau mau kuliah masuk pragram apa..? dan bagai mana
anda menempatkan diri dan mengarahkan anak anda ..? cara meningkatkan
dan mengali potensi anak anda..? temukan jawabanya hanya di test STIPIn,
janga sampai terlambat mengetahui potensi anda dan anak anda. agar
biaya dan waktu anda tidak sia-sia, biaya test sagat terjangkau untuk
seumur hidup hanya berinvestasi Rp 250 Ribu, hubungi nur cahyono telp
0813 8468 1151
Sabtu, 16 November 2013
Nafâits Tsamarât:
Ketaatan Pada Allah Adalah Kebebasan, Kemuliaan dan Kemenangan
Ketaatan adalah naluri (gharîzah) dalam jiwa manusia. Jika seorang hamba tidak menyalurkan nalurinya kepada Allah SWT, maka dipastikan ia menyalurkannya kepada selain Allah. Seorang penyembah dunia adalah orang-orang yang melarikan diri dari kebebasan ketaatan kepada Allah menuju ketergantungan dan ketaatan kepada manusia. Sehingga, apabila mereka diusir oleh tuannya, maka mereka akan mencari tuan yang lain, karena di dalam jiwa mereka ada kebutuhan mendesak pada perbudakan dan ketergantungan, karena naluri ketaatan yang ada di dalam dirinya berubah menjadi rasa ketundukan yang harus dipuaskan. Sehingga apabila tidak ada seseorang yang memperbudak mereka, maka diri mereka merasa haus akan perbudakan, dan melemparkan diri mereka pada kerusakan yang dengannya mereka mencari serta menanti isyarat dari jari seorang tuan untuk mereka sembah. Adapun para penyembah Allah (ibâd ar-rahman), maka mereka telah membebaskan diri mereka dari semua belenggu dunia, dan mereka tidak pernah merasa puas kecuali dengan ketaatan kepada Allah. Dengan demikian, mereka ini pantas mendapatkan kemuliaan seperti yang Allah firmankan:
وَلِلَّهِ الْعِزَّةُ وَلِرَسُولِهِ
وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَلَكِنَّ الْمُنَافِقِينَ لاَ يَعْلَمُونَ
“Kemuliaan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi
orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui.”
(TQS. Al-Munafiqun [63] : 8).
Langganan:
Postingan (Atom)
